IKA FISIP Unsri Menggelar Diskusi Pengaruh Generasi Z Pemilih Pemula 2024

Politik28 Dilihat

PALEMBANG|DutaExpose.com- Mejelang Pemilu 2024, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) gelar diskusi dengan tema ‘ pengaruh Generasi Z (Gen Z) sebagai pemilih pemula dalam Pemilu 2024’ bertempat di Utopia Collaboration Space Jalan Pom IX Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (20/1/2024).

Narasumber dalam diskusi tersebut yaitu Calon Anggota DPR RI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Sumsel I H SN Prana Putra Sohe, Anggota DPRD Provinsi Sumsel Fraksi Partai Demokrat A Azmi Shofik SR SIP dan sebagai moderator Dosen Fisif Unsri Dr M Husni Thamrin MSi dan Co Moderator Mahasiswi Fisif Unsri Deanita Fidela Tasya.

Caleg DPR RI PKB Dapil Sumsel 1, H SN Prana Putra Sohe, dengan sapaan akrabnya Nanan mengatakan kegiatan yang digelar oleh IKA FISIP Unsri ini merupakan kegiatan pertama sejak dikukuhkannya kepengurusan yang baru.

“Secara pribadi saya ucapkan terima kasih kepada IKA FISIP Unsri, karena telah diundang menjadi salah satu narasumber untuk mengisi dari pada rangkaian acara ini. Saya dan narasumber lainnya yaitu A Azmi Shofik SR merupakan alumni FISIP Unsri,” ujarnya

Dalam diskusi ia ungkapkan bahwa selama menjabat Waki Walikota 1 periode dan Walikota Lubuk Linggau 2 (dua) periode tidak pernah terlibat dalam kepengurusan Partai Politik. Sejak masa jabatannya habis, baru diajak bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan resmi menjadi Politikus.

“Setelah ikut PKB, saya mencalonkan diri menjadi Calon Anggota DPR RI dari PKB Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel 1 dengan tujuan minimal bisa terlibat langsung dalam pembangunan di Dapil Sumsel I naik Kota Lubuk Linggau, Musi Rawas maupun Musi Rawas Utara,” ungkapnya Nanan.

Lanjut Nanan ungkapkan bahwa jumlah suara generasi Z pada Pemilu cukup besar dan dapat menentukan masa depan bangsa ini, oleh karena itu dia berharap generasi Z jangan sungkan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih.

“Menurut data yang saya miliki, pada Pemilu 2024 nanti, generasi Z banyak yang tidak akan memilih, karena beranggapan masa bodoh dengan dunia politik, seharusnya mereka harus pahami, bahwa kedepan munculnya kebijakan-kebijakan itu, dari Politik,” ujarnya.

Terakhir dia sampaikan jika mereka menginginkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi lebih baik, ekonomi meningkat, lapangan kerja yang banyak dan lainnya, tentukanlah pada Pemilu 14 Februari 2024 nanti, begitupun Pilkada nanti jika ingin mendapatkan sosok Pemimpin yang baik.

“Untuk menentukan hal tersebut generasi Z harus ikut memilih atau mencoblos, karena masa depan bangsa ini ada di mereka. Mari kita sukseskan Pemilu dan Pilkada 2024,” pungkasnya.(Anie)