PALEMBANG|Dutaexpose.com – Viralnya seorang remaja yang menjadi korban penganiayaan berdurasi 30 detik di media sosial (medsos) Instagram.
Diketahui peristiwa itu terjadi di Jalan Tasik, tepatnya depan rumah dinas Wali Kota, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Ahad 4 Januari 2025 sekira pukul 23.00 WIB.
Dengan korban yang merupakan seorang santri salah satu pondok pesantren di Palembang berinisial MHD (17) yang masih dirawat intensif di rumah sakit.
Bahkan para pelakunya sendiri diduga puluhan orang yang semuanya sudah masuk dalam kategori usia dewasa.
Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan mengatakan, bahwa peristiwa penganiayaan yang terjadi hingga viral tersebut telah dilaporkan.
AKBP Andrie Setiawan menuturkan, untuk laporannya sudah diterima pada Selasa 6 Januari 2025.
“Yang saat ini masih dalam pemeriksaan baik dari mengenai peristiwa tersebut maupun korban dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk dilakukan visum,” ujarnya, Jumat 9 Januari 2025.
Korban sendiri dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk dilakukan visum sebagai barang bukti dalam kasus tersebut.
Luka yang dialami korban, kata AKBP Andrie Setiawan menerangkan, adanya luka benda tumpul di beberapa bagian tubuh korban.
“Untuk motif hingga latar belakang terjadinya peristiwa ini masih dalam penyelidikan anggota kita di lapangan,” katanya.
Ia menturkan, bahwa saat ini anggotanya masih bekerja di lapangan untuk melakukan pengungkapan kasus tersebut.
Bahkan juga orang-orang yang terlibat dalam aksi tersebut akan dilakukan pemeriksaan.
“Kita harapkan kasus ini dapat secepatnya terungkap dan para pelakunya yang terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut yang membuat korban mengalami luka hingga di rawat di rumah sakit,”ungkapnya. (ndre)







