Tim Pusterad Gelar Sosialisasi Netralitas TNI di Kodam II/ Sriwijaya

Kriminal22 Dilihat

PALEMBANG|DutaExpose.com-Panglima Kodam II/Sriwijaya yang diwakili Irdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Heru Setio Paripurnawan, M.D.A., M.S.S., membuka kegiatan Sosialisasi Netralitas TNI Pada Pemilu Tahun 2024 di wilayah Kodam II/Swj, Selasa (17/10/2023) bertempat di Gedung Sudirman Makodam II/Swj Palembang.*_

Kegiatan Sosialisasi Netralitas TNI ini dihadiri Wadan Pusterad, Mayjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., M.Si., selaku Ketua Tim Sosialisasi beserta anggota Tim dari Pusterad. Sosialisasi ini juga diikuti oleh para Danrem, para Dan/Kabalakdam II/Swj, para Wakil Asisten Kasdam II/Swj, para Dandim, para Danyon jajaran Kodam II/Swj beserta para perwakilan Perwira, Perwakilan Babinsa serta PNS dari satuan jajaran Kodam II/Swj

Pangdam II/Sriwijaya dalam sambutannya yang dibacakan Irdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Heru Setio Paripurnawan, mengucapkan selamat datang kepada Mayjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., M.Si , dan para peserta sosialisasi di Makodam II/Swj. “Semoga kegiatan sosialisasi ini akan semakin menambah pemahaman kita terkait dengan Netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilu 2024”, ujarnya.

Irdam menyampaikan bahwa, Netralitas TNI merupakan amanah dalam pelaksanaan reformasi internal TNI, sesuai Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 Tentang TNI. Pada pasal 39 disebutkan bahwa prajurit TNI antara lain dilarang terlibat dalam kegiatan menjadi anggota partai politik dan kegiatan politik praktis.

Sebagai wujud nyata dalam mengemban amanah UU tersebut, TNI telah memberikan kontribusi positif dan ikut serta dalam membangun kehidupan berdemokrasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan kontribusi TNI dalam mendukung dan mengawal agenda demokrasi nasional, khususnya dalam Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pilkada yang berlangsung selama ini.

“Saya berharap agar hal-hal yang sudah baik tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kita harus memahami akan pentingnya Netralitas TNI dalam membangun demokrasi dan profesionalisme, sehingga harus benar-benar dipahami, dihayati, dan diimplementasikan dalam kehidupan prajurit di satuan jajaran Kodam II/Swj”, harapnya.

Kepada para peserta, Irdam menekankan agar memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dengan menyerap seluruh materi yang disosialisasikan, sehingga tujuan dan sasaran kegiatan sosialisasi tercapai sesuai yang diharapkan.

Sementara itu, Komandan Pusat Teritorial TNI AD (Danpusterad), dalam sambutannya yang dibacakan Wadan Pusterad, Mayjen TNI Herianto Syahputra, menyampaikan bahwa, TNI AD sebagai salah satu pilar utama pertahanan negara, memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ketertiban, keamanan dan netralitas selama proses Pemilu tahun 2024 berlangsung.

Untuk itu, diharapkan prajurit TNI AD untuk tetap fokus pada tugas utama kita yaitu menjaga kedaulatan negara dan keutuhan Bangsa.

“Jangan terlibat dalam konstelasi politik menjelang Pemilu yang dapat mengganggu fokus dalam pengamanan Pemilu, serta selalu peka dengan perkembangan situasi di wilayah. Dengan kesadaran dan kesungguhan para prajurit TNI AD, maka akan terus menjadi kekuatan yang dapat diandalkan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini,” jelas Wadan Pusterad.

Selain dibekali pengetahuan tentang Perkembangan Situasi Nasional Menjelang Pemilu 2024, para peserta juga diberikan pembekalan terkait Perintah dan Larangan yang harus dipedomani Prajurit dan PNS TNI, Implementasi Netralitas TNI, Tugas dan Tanggungjawab Dansat, serta Sanksi atau Hukuman bagi Prajurit dan PNS TNI yang melanggar aturan serta terlibat Politik Praktis. (Ndre)