PALEMBANG | DutaExpose.com — Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Sumatera Selatan periode 2026–2031 resmi dilantik, Kamis (24/9/2026). Bersamaan dengan pelantikan tersebut, KKSS Sumsel menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) untuk merumuskan arah organisasi dan program kerja lima tahun mendatang.
Ketua BPW KKSS Sumsel periode 2026–2031, H. Syamsudin, S.H., M.H., mengatakan penguatan struktur organisasi menjadi salah satu agenda utama kepengurusan baru. KKSS Sumsel menargetkan keberadaan organisasi dapat menjangkau seluruh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Menurut Syamsudin, masih terdapat warga Sulawesi Selatan yang tinggal di sejumlah daerah namun belum terdata maupun terjangkau oleh organisasi.
“Kami akan terus turun ke daerah untuk mendata warga Sulawesi Selatan yang belum terjangkau organisasi. Harapannya, setelah data tersebut terkumpul, KKSS dapat membentuk kepengurusan di seluruh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan,” ujar Syamsudin.
Ia menjelaskan, pendataan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penguatan struktur organisasi, tetapi juga diperlukan untuk mengetahui persebaran warga Sulawesi Selatan di Sumatera Selatan.
Dengan data yang lebih lengkap, KKSS diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih baik dengan warga sekaligus menyusun program yang sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.
Syamsudin menegaskan, kepengurusan baru tidak ingin terburu-buru menetapkan program kerja tanpa terlebih dahulu menyerap masukan dari berbagai daerah. Hal tersebut menjadi salah satu alasan Mukerwil digelar bersamaan dengan pelantikan pengurus.
“Kami tidak ingin langsung menentukan program tanpa melakukan penyelarasan terlebih dahulu. Setelah seluruh masukan terkumpul, barulah kami menetapkan arah kerja wilayah dan program yang menjadi prioritas,” katanya.
Sejumlah gagasan dan rencana kegiatan telah dibahas dalam Mukerwil sebagai bahan penyusunan program BPW KKSS Sumsel untuk periode 2026–2031.
Di sisi lain, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru berharap kepengurusan baru KKSS dapat semakin memperkuat hubungan kekeluargaan warga Sulawesi Selatan yang berada di Sumatera Selatan.
Menurut Herman Deru, KKSS memiliki posisi penting sebagai wadah silaturahmi sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
“Pelantikan pengurus baru KKSS Sumsel diharapkan semakin mempererat hubungan kekeluargaan dan meningkatkan silaturahmi antarwarga Sulawesi Selatan yang berada di Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru.
Syamsudin juga memastikan KKSS Sumsel akan terus menjalin kerja sama dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
Ia menilai warga asal Sulawesi Selatan yang telah menetap di Sumatera Selatan merupakan bagian dari masyarakat daerah dan memiliki tanggung jawab bersama untuk ikut mendukung pembangunan.
“Kami yang berasal dari Sulawesi Selatan dan menetap di Sumatera Selatan merupakan bagian dari masyarakat di daerah ini. Karena itu, kami akan terus membangun kerja sama dan mendukung berbagai program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun provinsi,” katanya.
Syamsudin berharap kepengurusan periode 2026–2031 dapat menjaga kekompakan seluruh keluarga besar KKSS, memperluas jangkauan organisasi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan.
“Harapan kami, seluruh keluarga besar KKSS tetap menjaga kekompakan, mempererat persaudaraan, dan dapat terus diterima serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Selatan,” pungkasnya.
(Andre)







