OPLA Bergegas, Lahan Pasang Surut Jadi Proritas Utama

TNI15 Dilihat

PALEMBANG|DutaExpose.com-Danrem 044/Gapo yang diwakili oleh Kasrem Kolonel Inf Herlambang Bayu Kusumah, S.E., M. Han bersama Dandim jajarannya melaksanakan Rapat Koordinasi Rencana Perluasan dan Peningkatan Areal Tanam di wil Prov. Sumsel dengan Kadistan Prov. Sumsel dan Kadistan Kabupaten, bertempat di ruang rapat Distan Prov. Sumsel Jl. Kapten F. Tendean Ilir Timur I Kota Palembang, Minggu (17/03/2024).

“Rapat Koordinasi yang digelar pada hari ini membahas tentang pengerjaan OPLA (Optimasi Lahan) yang diutamakan pada lahan pasang surut,” kata Kapenrem saat merilis hasil kegiatan yang digelar di Dinas Petanian Prov. Sumsel.

Mayor Inf Jauhari juga membeberkan, bahwa pengerjaan OPLA dilaksanakan apabila telah ada SID, RAB dan PKS.

Kegiatan PKS (Penandatanganan Perjanjian kerjasama) OPLA ditandatangani antara Dansatgas/Danrem dengan Kadistan Provinsi serta kontrak kerja ditandatangani antara Dandim sebagai Dansubsatgas dengan Kadistan kabupaten.

Menurut Kapenrem, lahan rawa di Prov. Sumsel terdiri dari dua jenis yakni pasang surut dan lebak. “Dari sudut pandang Hidrologis rawa inilah, maka konsep tata kelola air rawa dapat kita manfaatkan. Menjaga debit air saat musim kemarau dan penghujan,” ucapnya.

“Jika sistem Irigasi dan Drainase di lahan pertanian baik, maka produktivitas pangan di Prov. Sumsel akan meningkat,” lanjut Kapenrem.

“Apabila optimasi ini telah berjalan, masyarakat Sumsel khususnya petani tidak perlu khawatir dengan dampak perubahan iklim,” katanya, “menjadi harapan kita bersama cadangan beras dari Sumsel bisa Surplus dan menjadikan Sumsel sebagai penyangga pangan nasional,” (Ndre/Ani)