Sandi Nugroho Pamit dari Sumsel, Rony Samtana Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Polda

Berita, Palembang7 Dilihat

PALEMBANG | DutaExpose.com — Pergantian kepemimpinan di Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan pengabdian, menjaga hubungan antarlembaga, dan meningkatkan sinergi bersama masyarakat.

Komjen Pol Sandi Nugroho secara resmi mengakhiri masa tugasnya di Sumatera Selatan, sementara Irjen Pol Rony Samtana Tarigan menerima amanah untuk melanjutkan kepemimpinan Polda Sumsel.

Momen peralihan tersebut ditandai melalui acara malam kenal pamit yang berlangsung di Ballroom Novotel Palembang, Jumat (9/10/2026) malam. Sejumlah unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan masyarakat menghadiri kegiatan tersebut.

Suasana perpisahan berlangsung hangat. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara itu juga menghadirkan pesan tentang pentingnya kerja bersama dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Bumi Sriwijaya.

Sandi: Pengabdian Tidak Bisa Dilepaskan dari Dukungan Bersama

Dalam sambutannya, Sandi Nugroho menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran dan pemangku kepentingan yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama kurang lebih sembilan bulan di Sumatera Selatan.

Ia mengungkapkan bahwa masa tugas di Sumsel memberikan pengalaman berharga, terutama karena adanya kebersamaan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat.

Sandi menegaskan bahwa berbagai hal positif yang dicapai selama masa kepemimpinannya bukanlah hasil kerja pribadi semata. Menurutnya, keberhasilan organisasi lahir dari kontribusi banyak pihak yang menjalankan perannya masing-masing.

“Saya hanya terima jadinya saja,” ujar Sandi.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja bersama selama dirinya memimpin Polda Sumsel.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan selama bertugas. Tidak lupa, Sandi meminta maaf apabila terdapat perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan selama menjalankan tanggung jawabnya.

Menjelang akhir sambutannya, ia menyampaikan harapan agar hubungan baik yang telah terjalin tidak berhenti meskipun dirinya berpindah tugas ke Jakarta.

“Silakan mampir ngopi kalau ke Jakarta,” tuturnya.

Ungkapan tersebut menambah kehangatan suasana malam kenal pamit. Di balik pergantian jabatan, Sandi berharap silaturahmi dengan jajaran dan masyarakat Sumatera Selatan tetap terpelihara.

Selanjutnya, Sandi mengemban jabatan sebagai Inspektur Jenderal di Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Rony Samtana Tegaskan Komitmen Bersama Masyarakat

Meneruskan estafet kepemimpinan Polda Sumsel, Irjen Pol Rony Samtana Tarigan mengajak seluruh elemen untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menilai stabilitas daerah tidak dapat diwujudkan hanya melalui kerja kepolisian. Dukungan pemerintah, TNI, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta partisipasi warga diperlukan agar berbagai persoalan dapat dihadapi secara bersama-sama.

“Mari kita bersama-sama bekerja dan bekerja bersama-sama menciptakan Sumsel yang aman dan kondusif,” ujar Rony.

Ia kemudian menegaskan pesan, “Polisi bersama rakyat.”

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Hubungan yang dibangun melalui komunikasi serta kepercayaan diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Sebagai pejabat yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sumsel dan pernah bertugas sebagai Wakapolda Sumatera Utara, Rony memasuki fase baru pengabdiannya dengan tanggung jawab memimpin Polda Sumsel.

Dalam sambutannya, ia juga mengajak seluruh undangan mendoakan agar kabut asap akibat karhutla segera hilang. Para undangan dipersilakan berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing, sedangkan umat Islam diajak membaca Surah Al-Fatihah.

Pesan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap persoalan yang berdampak pada masyarakat Sumatera Selatan.

Herman Deru Tekankan Pentingnya Koordinasi

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru turut memberikan apresiasi kepada Sandi Nugroho atas pengabdiannya selama bertugas di wilayah tersebut.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Sandi dan masyarakat Sumsel tetap berlanjut meskipun kini Sandi mengemban amanah baru di Jakarta.

Kepada Rony Samtana, Herman Deru menyampaikan ucapan selamat bertugas dan berharap koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Polda Sumsel dapat terus diperkuat.

Kerja sama tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas daerah, mendukung aktivitas masyarakat, serta menciptakan kondisi yang memungkinkan pembangunan berjalan dengan baik.

Hubungan yang solid antara pemerintah dan kepolisian juga diperlukan untuk merespons berbagai persoalan daerah secara terkoordinasi, termasuk gangguan keamanan dan dampak kebakaran hutan serta lahan.

Pergantian pimpinan diharapkan tidak mengganggu kesinambungan kerja sama yang telah dibangun. Sebaliknya, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan meningkatkan efektivitas koordinasi antarlembaga.

Malam Kenal Pamit Dihadiri Berbagai Unsur

Acara yang berlangsung di Ballroom Novotel Palembang itu dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh daerah.

Selain Gubernur Herman Deru bersama Ketua TP-PKK Sumsel Hj Feby Herman Deru dan Wakil Gubernur H Cik Ujang, hadir pula Pangdam II/Sriwijaya, Kajati Sumsel, Danrem, para kapolres, serta sejumlah kepala daerah.

Di antara kepala daerah yang hadir ialah Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, Wali Kota Pagar Alam H Ludi Oliansyah, dan Bupati Banyuasin H Askolani.

Tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan undangan lainnya turut menghadiri kegiatan tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan doa yang dipimpin Habib Amak Shahab atau Habib Muhammad Naufal bin Ja’far Shahab. Selanjutnya, para undangan menyaksikan tayangan perjalanan karier Sandi Nugroho dan profil Rony Samtana.

Nuansa budaya Sumatera Selatan turut mewarnai kegiatan melalui penampilan Tari Sinanggar Tulo, Gending Sriwijaya, dan Ya Saman.

Kehadiran berbagai unsur dalam acara tersebut memperlihatkan luasnya jejaring komunikasi yang terbangun antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Melanjutkan Pengabdian untuk Sumatera Selatan

Pergantian kepemimpinan di Polda Sumsel bukan sekadar perubahan pejabat, melainkan juga kesempatan untuk memastikan program pelayanan dan upaya menjaga keamanan terus berjalan.

Pesan yang mengemuka dalam malam kenal pamit tersebut adalah pentingnya menjaga kesinambungan pengabdian, menghargai kontribusi pendahulu, serta memperkuat kerja sama di bawah kepemimpinan yang baru.

Sandi Nugroho menutup masa tugasnya dengan menyampaikan apresiasi atas kebersamaan selama berada di Sumatera Selatan. Sementara itu, Rony Samtana mengajak seluruh elemen untuk melanjutkan kerja bersama demi mewujudkan daerah yang aman dan kondusif.

Dengan sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, diharapkan pelayanan kepolisian serta upaya menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Selatan dapat terus ditingkatkan.

(AN)