Video Mobil Melawan Arus, Ini Penjelasan Kasat Lantas Polrestabes Palembang

Kriminal33 Dilihat

PALEMBANG|DutaExpose.com- Sebuah mobil nampak dalam video melawan arus di persimpangan Lampu Merah Flyover Jakabaring, dengan mengambil jalan lurus menuju ke 7 Ulu, Jembatan Ampera.

Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenni Diarty ketika dikonfirmasi mengatakan pada hari Senin (1/7/2024) sekitar pukul 13.29 WIB terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi mobil Suzuki Ertiga warna putih nopol B 1183 yang dikendarai Kodri.

“Pengemudi mobil ini melanggar arus atau melawan arus, dimana pengemudi ini dari arah Polrestabes Palembang tidak boleh tembak lurus menuju ke arah 7 Ulu yang mana seharusnya di perbolehkan belok ke kanan,” ujar AKBP Yenni Diarty diruang kerjanya, Selasa (2/7/2024) siang.

Lanjutnya, petugas Sat Lantas disana sudah memperingati namun pengemudi mobil tidak mengurangi kecepatan namun justru menambah kecepatan dan melawan arus menuju ke 7 Ulu.

“Ini dibuktikan dari CCTV yang  salah satu dari command center terlihat tampak jelas adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi Suzuki Ertiga putih,”ujarnya.

Menurut AKBP Yenni bahwa, akibat melawan arus tersebut banyak pengendara lain yang terganggu bahkan membunyikan klaksonnya dan ini sangat rawan sekali terjadinya kecelakaan.

“Anggota yang bertugas di pos langsung melakukan pengejaran lalu menghentikan kendaraan yang melanggar tersebut, lalu menyampaikan pelanggaran dan kesalahan yang di lalui dan sempat terjadi adu argumentasi sehingga petugas langsung membawa pengemudi ke pos untuk dilakukan tindakan penilangan,”tuturnya.

Sambung AKBP Yenni mengatakan pengemudi langsung diarahkan untuk langsung membayar briva ke Indomaret ataupun Alfamart yang terdekat.

“Terkait video diduga adanya pungli itu tidaklah benar, malah pengemudi tidak mempersalahkan dan mengakui kesalahannya,” tegasnya.

AKBP Yenni Diarty menghimbau kepada masyarakat agar lebih memahami terkait masalah edukasi lalu lintas.

“Apabila dilakukan penyetopan oleh petugas atau pun himbauan cukup kooperatif, jangan melakukan perlawanan. Tidak mungkin petugas mencari kesalahan, intinya kita melakukan tindakan tegas terukur agar supaya menghindari terjadinya kecelakaan,”ungkapnya. (Ndre)