ASEP PENJUAL TELUR DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA OLEH TEAM SAR GABUNGAN

Basarnas27 Dilihat

OGAN ILIR|DutaExpose.com-Asep (29th/Lk) warga Jl. Talang keramat lr. Hijrah Gudang telur Kec. Talang kelapa Kab. Banyuasin yang berprofesi sebagai penjual telur yang tenggelam di sungai ogan tepatnya dibawah jembatan srijabo Kec. Tanjung raja Kab. Ogan ilir Prov. Sumsel, akhirnya ditemukan oleh team SAR Gabungan pada sabtu (18/05)

Kepala Kantor Basarnas Sumsel Raymond Konstantin, S.E., didampingi Kasubsi Operasinya Manca Rahwanto, S.E saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. “Benar korban atas nama Asep sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia”, terang Raymond

Pada proses pencarian, Tim Rescue Basarnas Sumsel mengkoordinir seluruh unsur SAR gabungan yang berada di lokasi seperti dari TNI/Polri, BPBD ogan ilir dan Masyarakat. Tim SAR Gabungan dibagi Menjadi beberapa SRU (SAR Unit) dengan tugas dan fungsinya masing-masing, Untuk metode pencarian yaitu dengan melakukan penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat serta penyebaran informasi kepada masyarakat di sepanjang pesisir sungai musi ujar raymond

Setelah segala upaya yang dilakukan, akhirnya pada pencarian hari ketiga ini sekitar pukul 10.20 WIB korban ditemukan oleh salah satu warga yang sedang beraktivitas mencari ikan di sungai ogan. Korban ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia atau sekitar radius 250 M dari lokasi awal kejadian korban dinyatakan tenggelam, selanjutnya korban kami evakuasi dan dibawa ke puskesmas tanjung raja guna dilakukan proses lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, Semua unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih tutup raymond.

Diberitakan sebelumnya Kejadian berawal pada kamis (16/05) sekira pukul 15.45 wib, korban bersama dua orang rekannya atas nama Simba nada dan Sobri ruanda setelah selesai berjualan telur di daerah kayuagung OKI bermaksud pulang ke Palembang, Ketika dalam perjalanan pulang tepatnya di jembatan srijabo korban meminta kepada simba (sopir) untuk berhenti karena korban merasa kepanasan dan ingin mandi di sungai ogan. Ketika sedang asik mandi dan menyelam tiba-tiba korban tidak muncul lagi kepermukaan, rekan korban yang melihat kejadian tersebut mencoba mencari korban dibantu masyarakat sekitar namun korban tidak diketahui keberadaannya dan diduga kuat korban hanyut dan tenggelam. (Ndre)