Kernet Speed Boat Semoga Jaya Hilang Di Sungai Musi, Kantor SAR Palembang Terjunkan Personil Rescue

Basarnas20 Dilihat

BANYUASIN|DutaExpose.com- Zamani bin ansori (34th/Lk) yang berprofesi sebagai kernet speed boat semoga jaya diduga hilang di perairan sungai Musi disekitaran mariana Kec. Banyuasin I pada sabtu (6/07) sekitar pukul 16.00 WIB

Kepala Kantor SAR Raymond Konstantin, S.E, di dampingi Kasi Operasinya Manca Rahwanto, S.E., saat diwawancarai menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan informasi terjadi kondisi membahayakan manusia tersebut pada minggu siang (7/07) sekitar Pukul 16.45 WIB. Berbekal informasi tersebut Raymond langsung merespons dengan memerintahkan satu tim rescue dan satu tim ABK KN SAR Setyaki lengkap dengan membawa peralatan SAR air menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban.

Kejadian berawal pada sabtu sekitar pukul 15.30 wib Speed boat 400 Pk dengan nama Semoga Jaya yang di nahkodai oleh Ansori berangkat dari dermaga tugu belido BKB Palembang tujuan PT OKI Pulp Sei Baung dengan membawa 20 orang penumpang dan 1 orang kernet atas nama zamani bin ansori. Setelah sekitar 30 menit perjalanan atau sekitar pukul 16.00 WIB, ansori berlabuh di rumah rakit di daerah mariana Kec. Banyuasin I untuk membeli BBM speed boat. Saat membeli BBM ansori mencari kernetnya zamani namun setelah dicari diseluruh bagian speed boat zamani tak kunjung ditemukan dan diduga kuat zamani terjatuh kesungai saat dalam perjalanan ujar raymond

Pencarian sudah kita lakukan sejak kemarin siang bersama dengan potensi SAR seperti TNI AL, Polairud Polda Sumsel, KPLP, Pihak Speed Boat dan masyarakat. Metode pencarian kita lakukan dengan membagi Tim SAR gabungan menjadi dua (2) SRU. SRU 1 melakukan pencarian dengan cara penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat dengan luas area pencarian 3 NM² ke arah timur sedangkan SRU 2 melakukan pencarian dengan menggunakan kapal RIB dengan luas area pencarian hingga radius 11 NM² kearah timur laut serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat disepanjang pesisir sungai musi. Semoga dengan berbagai upaya yang kita lakukan ini, korban dapat segera ditemukan pungkas Raymond. (Ndre)