Spesialis Curanmor Diciduk Anggota Reskrim Polsek Sukarami

Palembang63 Dilihat

PALEMBANG|DutaExpose.com-Satu pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil diringkus anggota Reskrim Polsek Sukarami Palembang yang dipimpin langsung Kanit IPTU Denny Irawan,SH,MH.

Tertangkap nya pelaku ketika berada di rumahnya dan sedang mempreteli sebuah sepeda motor hasil curian.

Pelaku berinisial EV (49) warga Jalan Sematang Borang, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Palembang.

Aksi Curanmor ini terjadi di 20 tempat kejadian perkara yakni salah satunya di daerah Sukarami Palembang pada tanggal 11 Januari 2023 lalu.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol M Ikang Ade Putra didampingi Kanit IPTU Denny Irawan,SH,MH mengatakan
bahwa dalam menjalankan aksi, pelaku tidak sendiri.EV dibantu temannya berinisial HR yang saat ini masih buron.

“Ini kedua pelaku sudah meresahkan masyarakat dan EV serta rekannya sudah beraksi di 20 TKP.

Terakhir mereka beraksi di Jalan Ganda Subrata atau tepatnya di V Hotel, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis 11 Januari 2024 sekitar pukul 03.30 WIB,” kata Kompol M Ikang Ade Putra usai press Release di Mapolsek Sukarami Palembang, Selasa (16/1/2024).

Dia mengatakan, bahwa dalam melakukan pencurian para tersangka merusak paksa stang sepeda motor.

“Mereka mempunyai peran masing-masing, tersangka EV merusak stang motor, kemudian tersangka EV mencabut kabel kontak motor korban dan menyambungkan kembali kabel yang ada di bawa body motor, sehingga motor korban bisa menyala,” ujar Kompol M Ikang Ade Putra.

Selain tersangka, polisi juga turut mengamankan barang bukti yakni dua unit Honda Beat warna hitam nomor polisi BG 4042 AEC milik korban serta pihak terkait lainnya.

“Atas ulahnya, tersangka dikenakan Pasal Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 Ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” ungkap Kompol M Ikang Ade Putra.

Sementara, tersangka berinisial EV menambahkan, bahwa motor hasil curian tersebut mereka jual ke Bukit Baru Palembang dan di Marketplace Facebook.

“Beberapa kami jual lewat Marketplace Facebook, tetapi kebanyakan jualnya di Bukit, untuk satu motor Rp 3 juta,” jelas EV.

Adapun uang hasil curian motor lanjut EV mengaku, untuk keperluan keluarga.

“Uangnya untuk makan sehari-hari dan buat anak istri pak,”tuturnya. (Ndre)